Setelah selesai upacara dilanjutkan dengan briefing yang diantaranya berisi tentang pelaksanaan dan effektifitas penarikan uang sekolah melalui kegiatan ulangan blok yang pada kenyataanya masih terdapat kurang lebih 80 s.d. 100 orang anak yang belum mengambil kartu peserta ulangan dan ini berarti sejumlah itu pula yang belum menyelesaikan adminsitrai sekolah (maksudnya bayar uang sekolah) disinggung pula bahwa batas akhir penyerahan nilai gabungan blok 1 dan 2 adalah hari kamis karena direncanakan pada hari sabtu akan dibagikan raport sementara bagi siswa, dan tentunya mulai hari ini sampai kamis nanti adalah waktu untuk melakukan kegiatan remidi.
Permasalahan kedua yang dibahas adalah masalah tambahan pelajaran untuk kelas XII yang insya allah akan dilaksanakan mulai bulan ini (tadi siang sudah mulai dilaksanakan) dan diharapkan kegiatan ini dapat memberikan tambahan pengentahuan, latihan, pembiasaan dan akhirnya kesiapan siswa dalam menghadapi ujian nasional bulan april mendatang. Hanya sayang melihat dari model yang akan diterapkan pada penambahan jam ini masih sangat konvensional seperti tahun-tahun kemarin, belum ada gebrakan yang berarti bagi peningkatan kualitas pemahaman siwa, seperti misalnya ketika pak Yoshi mengusulkan untuk penanganan intensif dengan jumlah klasikal yang dikurangi, bukan 40 siswa tetapi 20 siswa, usul tersebut ditolak karena dianggap bahwa pembiayaan dan sumberdaya yang dimiliki baru sampai pada taraf seperti ini, dan mohon di maklumi. Disampaikan pula bahwa dana pelaksanaan kegiatan ini diambil dari pengalihan dana kursus komputer siswa kelas XII, yang pada kahirnya siswa kelas XII tidak mendapatkan kegiatan praktek pelajaran TIK. itupun sekolah masih harus menombok 1,5 juta setiap bulannya.
Briefing diakhiri oleh pesan dari Kepala Sekolah (Pak Dwi) untuk membantu dirinya dalam pelaksanaan ME (Monitoring da Evaluasi) Kepala Sekolah yang akan dilaksanakan pada hari sabtu, 9 Desember 2006, terutama dalam hal penilaian kinerja kepala sekolah, pak dwi mengharapkan supaya siapapun yang menjadi responden guru dalam pelaksanaan ME ini dapat memberikan penilaian "terbaik" pada dirinya, dengan kekhawatiran adanya cross check penilaian antara kep sek, guru dan siswa.
No comment, saya harap anda yang memberikan komentar....... yuuuuukk
No comments:
Post a Comment